Mengenal Mitos dan Pesona Keindahan Taman Wisata Maribaya di Bandung

Bandung merupakan kota yang dijuluki Paris Van Java di Indonesia. Kota yang penuh tempat lokawisata dan jajanan khas yang lezat ini merupakan tujuan para wisatawan menikmati keindahan dan suasana sejuk yang suhunya cenderung dingin. Di Bandung, Anda dapat menemukan apa saja di sana, baik berupa mall, cafe, trans studio, pantai, atau wisata alamnya, tapi ada satu juga yang harus diingat kalau Bandung juga punya tempat pemandiaan air panas bernama Taman Wisata Maribaya. Di jalan Maribaya ini lah pada pukul 08.00 – 16.00 WIB kita dapat berkunjung ke air terjun Maribaya dengan tiket masuk seharga Rp 5.500,00 untuk orang dewasa dan Rp 2.500,00 untuk anak-anak.

Maribaya BandungMitos Maribaya

Asal muasal Maribaya ini konon ada seorang wanita yang mempunyai anak perempuan cantik yang membuat heboh para kaum lelaki di salah satu perkampungan itu. Eyang Raksa adalah ayah dari Maribaya yang melakukan ritual bertapa di gunung tangkuban perahu untuk mencari wangsit atas kekhawatiran dan ketakutan yang akan ditimbulkan dari kecantikan yang dimiliki putrinya. Sepulangnya bertapa, ayah Maribaya menumpahkan bokor sebagai wangsit yang diperoleh kemudian muncullah sumber air panas yang mengandung belerang. Atas kejadian ini lah, justru pada tahun 1835 tempat ini dikembangkan menjadi tempat wisata atau berobat yang menghasilkan banyak pengunjung yang berdatangan.

Wisata Air Terjun Maribaya Bandung

Pesona Maribaya

Siapa pun yang melihat air terjun ini pasti akan sangat terpukau dengan pepohonan yang menjadi latar belakang air terjun yang dikenal curug Omas oleh warga lokal. Dari jembatan atau bebatuan raksasa Anda mampu melihat derasnya air jernih yang jatuh dari ketinggian 30 meter dan dapat dijadikan sebagai background foto Anda. Berenang atau duduk-duduk dengan menggelar tikar sembari merasakan sejuknya air terjun membuat Anda harus membawa baju ganti, karena air di sini akan membuat Anda merasa terhipnotis untuk bermain air sepuasnya sehingga lupa dengan waktu. Jika badan sudah menggigil, berendam di air panas dan menyantap jagung bakar dan ketan bakar yang legit adalah ide yang bagus untuk dilakukan, karena banyak warung-warung yang menjajakan jajanan untuk para pengunjung. Melakukan trekking untuk melihat sekeliling taman ini dengan menyusuri Taman Hutan Raya Djuanda, dimana Anda akan menemukan gua Jepang dan Belanda tanpa membeli tiket alias gratis. Tapi melihat keadaan gua yang gelap, maka siapkanlah untuk membawa senter yang dapat Anda sewa sebagai alat penerangan selama di dalam gua. Ketika rasa puas dan lelah sudah hadir, maka sembari kembali ke rumah jangan lupa mampir ke warung-warung di lokasi peristirahatan yang menawarkan Bandrek Haneut dan melahap Bala-bala sebagai minuman dan makanan khas Bandung. Dijamin Anda merasa puas dengan keindahan yang telah Anda peroleh di Maribaya.

Air Terjun Maribaya Bandung